Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya

Era Baru – Ceramah oleh Guru Beinsa Douno (Peter Deunov) (vegetarian), Bagian 2 dari 2

2026-09-12
Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Mari kita lanjutkan dengan ceramah yang penuh wawasan “Era Baru” (1944) dari “Nubuat Peter Deunov (Beinsa Douno),” sebagaimana diperkenalkan oleh Robert Powell.

Era Baru (1944)

“Setiap zaman baru dimulai dengan ritme baru. Hari ini, ritme baru bagi Kehidupan telah tiba. Yang Ilahi merambah ke mana-mana. Gelombang yang kini datang akan mengangkat tidak hanya kita, tetapi juga semua mineral, tumbuhan, dan hewan. Mereka yang tidak dapat diangkat oleh Gelombang ini akan tertinggal di masa depan. Ingatlah: Tak akan ada Gelombang lain yang seperti ini karena dalam Alam tidak ada pengulangan fenomena. Jika Anda menunggu hingga masa depan, kondisi saat itu akan lebih sulit. Pengetahuan Baru, Budaya Baru sedang datang ke dunia. Aku menyebutnya: Budaya Kasih Ilahi, Kebijaksanaan, dan Kebenaran Itu akan ajarkan manusia cara hidup. Kehidupan lama adalah penderitaan, namun yg baru adalah kegembiraan. Akarnya adalah kehidupan lama, dan cabangnya adalah kehidupan baru. Hari ini kita berada di ujung of the deprivation of love dan di awal Cinta Ilahi yang tanpa syarat. Siapa yang bangkitkan manusia? Adalah Dia yang merawatnya. Ibu membangkitkan anaknya. Hal ini menunjukkan bahwa ia merawat bayinya. TUHAN adalah Pengawas bagi manusia, yang menunjukkan bahwa DIA merawat mereka. Mereka yang tidak terbangun pada zaman modern ini akan ditinggalkan di masa-masa lainnya. Kita bertanya-tanya apa yang akan terjadi pada orang-orang yang tidak mampu menerima Yang Ilahi. Masalahnya jelas. Aku datangi pohon buah dan petik buah yang sudah matang, sedangkan untuk yang lain, aku akan menunggu Ketika buah-buah itu matang, aku akan memetiknya juga, dan buah yang busuk akan kugunakan sebagai pupuk. Nanti, buah-buah itu pun akan menjadi buah yang indah. Kamu bertanya, ‘Mengapa begitu?’ Karena tidak mungkin sebaliknya.

Dalam Kitab Suci dikatakan, ‘Carilah Aku sampai Aku dekat.’ Artinya: manfaatkanlah kondisi yang menguntungkan sampai Aku dekat denganmu. Jika orang-orang terkejut dengan apa yang akan dibawa masa depan kepada mereka, kejutan ini akan merampas kesempatan mereka untuk memanfaatkan Kebaikan yang akan datang. Karena itu, untuk memanfaatkan kondisi-kondisi Kehidupan, seseorang perlu memiliki pengetahuan yang membawa kedamaian ke dalam jiwanya. Ketidaktahuan mengisi manusia dgn kekuatiran. Saat ini yang Baru sedang datang ke dunia di mana-mana. Apa itu yang Baru? Dalam bentuk apa ia akan terwujud, yang hanya dapat dipahami oleh segelintir orang? Sebuah siklus baru sedang terbentuk Mereka yg bisa masuk ke dalamnya akan menemukan peluang-peluang besar di hadapan mereka. Jika Anda belum siap, maka Anda akan melewatkan kondisi-kondisi yang menguntungkan. Yang Ilahi sedang datang ke dunia. Hari ini masa yg paling berbahaya. Anda bisa tertidur dan tetap berada di luar. Kereta Ilahi sangat tepat waktu! Anda bisa terlambat hanya dalam sekejap. Karena itu, kesadaranmu, hatimu, dan pikiranmu harus tetap waspada. Seseorang yang telah hidup selama ribuan dan jutaan tahun di Bumi serta telah melalui begitu banyak penderitaan— apakah orang itu ingin melewatkan momen ini, ketinggalan Kereta, dan tidak menerima Yang Ilahi? Jika TUHAN mendapati dirimu waspada saat DIA datang kepadamu, kamu akan tumbuh seperti benih; kamu akan berkembang dan akan berbuah. Hari terdiri dari dua bagian. Yang pertama saat Matahari terbit, dan yang kedua adalah saat Matahari terbenam. Hingga siang, mengalami kenaikan; dan pada sore hari, penurunan. Hukumnya sama terkait zaman ini. Zaman saat ini sedang penurunan, dan hal ini tidak dapat dihentikan. Kekuatan kegelapan sedang pergi. Kebaikan akan datang tepat pada waktunya, sama seperti musim semi datang pada waktunya. Ketika musim semi tiba, segala sesuatu mekar. Hal yang sama akan terjadi dengan kedatangan Yang Ilahi.

Sebuah zaman tercerahkan akan datang. Gagasan persaudaraan akan terwujud. Musim Semi Ilahi ini akan datang secara bertahap, bukan sekaligus. Orang akan berubah tanpa menyadari. Mereka hanya tidak akan menyadari bagaimana mereka akan berubah. Suatu hari mereka akan terbangun, dan mereka akan mendapati diri mereka berada pada tahap baru yang mirip dgn ulat, yang membungkus dirinya ke dalam kepompong, dan, begitu berada di dalamnya, berubah menjadi kupu-kupu yang tidak bisa lagi memakan daun. Apa yang akan datang sekarang dapat disebut ‘Manifestasi Asal Ilahi dalam diri manusia.’ Generasi baru yang akan datang akan memperbarui dunia. Ini berarti kita sedang berada di masa ketika ulat-ulat akan berubah menjadi kupu-kupu. Ulat-ulat yang belum menjadi kupu²itu akan bertanya, cara seseorang bisa hidup di udara. Ketika mereka menjadi kupu-kupu, barulah mereka mengetahuinya. Sebagai ulat, mrk tidak bisa belajar. Saat ini kehidupan lebih aktif. Beberapa tahun yang lalu, bayi baru bisa buka mata paling cepat tiga minggu setelah lahir. Namun kini, mereka membuka mata begitu lahir. Hal ini terjadi di mana-mana, di setiap negara. Orang-orang yang rendah hati akan menata dunia. Siapakah orang² yg rendah hati itu? Suatu saat, dua orang ke pengadilan. Anak laki dari salah satu mereka datang dan beritahu ayahnya, ‘Ayah, kita tidak perlu mempermasalahkan hal yg membuat Ayah di pengadilan. Mari kita lupakan dan maafkan.’ Anak laki-laki ini dianggap kurang tegas, tapi dia menghentikan persidangan.”
Tonton Lebih Banyak
Semua bagian (2/2)
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Berita Patut Disimak
2026-09-13
273 Tampilan
Serial Multi-Bagian Prediksi Kuno tentang Planet Kita
2026-09-13
547 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-09-13
795 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-09-13
3684 Tampilan
34:08
Berita Patut Disimak
2026-09-12
1 Tampilan
Acara
2026-09-12
1 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh